Rabu, 06 Februari 2013

Pengalaman Praktek Industri


PT. SWEET CANDY INDONESIA
PT Sweet Candy merupakan salah satu industri pangan yang bergerak dibidang confectionary. Produk utama dari PT Sweet Candy adalah permen hard candy, chewy dan dragee, yang termasuk dalam kelompok sugar confectionary product. Produk ini dapat dikenali dari strukturnya yang mana hard candy, chewy candy dan dragee. PT. Sweet Candy Indonesia adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan kembang gula. Perusahaan ini resmi didirikan pada tanggal 2 Maret 1992, dan berlokasi di Jalan Raya Jakarta-Bogor Km 47,4 Cibinong-Bogor, dengan luas area pabrik sekitar 6,7 hektar dengan 35 % berupa bangunan. Sedangkan kantor pusat berada di Italy. Lokasi PT. Sweet Candy Indonesia sangat strategis didukung dengan adanya jalan tol Jagorawi yang cukup dekat dengan perusahaan.
            Praktik Kerja Industri ( Prakerin ) merupakan salah satu agenda rutin dalam kalender pendidikan SMK NEGERI 1 ( STM PEMBANGUNAN ) Temanggung. Setiap tahunnya siswa-siswi semester ganjil tahun keempat diterjunkan langsung untuk melakukan kegiatan Prakerin baik di lembaga-lembaga pemerintah, seperti balai-balai penelitian, maupun swasta seperti  pabrik - pabrik serta perusahaan jasa analisis.
Pada kesempatan kali ini peserta Praktik Industri diberikan kesempatan untuk melakukan Praktek Industri di bagian Quality Control (QC). Quality Control (QC) departemen adalah suatu departemen yang bertugas mengontrol dan mengawasi mutu produk agar tetap dalam standar. Kegiatan utama QC adalah mengawasi mutu produk mulai dari bahan baku, proses produksi, sampai produk jadi. QC departemen dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :
1.         QC Incoming Material
QC Incoming material bertugas untuk menguji dan menganalisa bahan baku produksi yang datang baik packaging material ( bahan kemas ) ataupun raw material ( bahan mentah ).
2.         QC Analis
QC Analis adalah QC yang bertugas di laboratorium untuk menganalisa mutu bahan / produk secara laboratorim dari produk setengah jadi sampai produk jadi.

3.         QC Line Control / Inspektor
QC yang bertugas mengawasi dan menguji mutu permen pada lini produksi dan pengemasan.
4.         Flavour Man
QC yang bertugas mempersiapkan bahan-bahan tambahan yang dibutuhkan untuk mendukung produksi terutama flavour dan colour selama proses produksi.
5.         QC Microbiology
QC yang bertugas di laboratorium microbiology untuk menganalisa produk (pemen) terhadap adanya cemaran mikroba.
Pada kesempatan Praktik Industri kali ini saya diberikan kesempatan untuk dapat mengikuti kegiatan bekerja layaknya karyawan pada bagian QC Analis, QC Line Control / Inspektor dan QC Microbiology. Setiap bagian dari Quality Control memiliki tugas dan jenis pekerjaan yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya adalah mempertahankan kualitas dari produk yang dihasilkan, dalam hal ini adalah produk permen/candy.
Mengenai hygiene yang ada dalam PT. Sweet Candy sangat diperhatikan, mulai dari hygiene karyawan, mesin, ruang laboratorium sampai fasilitas pendukung kegiatan bekerja. Dalam hal ini digunakan istilah Sanitasi sebagai usaha untuk memelihara tingkat hygienitas pada pabrik tersebut.

Pengertian Sanitasi

Sanitasi adalah usaha yang dilakukan untuk mematikan jasad renik penyebab penyakit ( pathogen ) dan mengurangi jasad renik lainnya agar tidak membahayakan kesehatan manusia.
v  Dengan usaha sanitasi yang baik akan dapat :
ü  Diperoleh produk yang tidak membahayakan konsumen.
ü  Dipenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan dan undang-undang.
ü  Diperoleh jumlah hasil olah yang tidak berkurang sebagai akibat kerusakan selama penglahan dan karena hasil olah lebih lama disimpan.
ü  Diperoleh kemantapan hasil olah sebagai komoditi perdagangan di pasaran.
ü  Dicapai kepercayaan konsumen terhadap hasil olah.
ü  Memperkuat kedudukan perusahaan dan meningkatkan kepercayaan badan-badan yang diperlukan perusahaan.
v  Sebaliknya sanitasi yang tidak baik akan menyebabkan :
ü  Hasil olah dapat memiliki potensi membahayakan masyarakat konsumen.
ü  Tidak dipenuhinya persyaratan sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang diterbitkan.
ü  Menimbulkan kericuhan perdagangan berupa tuntutan oleh konsumen.
ü  Mengurangi tersedianya hasil olah bagi masyarakat karena ada yang rusak.

 

Sanitasi Personal

         Di PT Sweet Candy, karyawan maupun tamu yang memasuki hygiene area ( area produksi ) harus mengenakan alat pelindung diri yang telah ditetapkan. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah adanya kontaminasi dari karyawan serta untuk keselamatan kerja. Alat pelindung diri yang digunakan meliputi pakaian seragam/jaslab, safety shoes, hairnet, dan masker. Sebelum masuk ruang produksi, karyawan ataupun tamu diwajibkan mengikuti prosedur cuci tangan yang ada. Diantaranya
1.      Ambil sabun pencuci.
2.      Cuci tangan.
3.      Bilas sampai bersih.
4.      Keringkan dengan tisu.
5.      Gunakan gel sanitaizer.

Sanitasi Alat dan Mesin

         Peralatan dan mesin yang dipakai untuk proses produksi harus selalu dalam keadaan bersih. Bagian yang bersentuhan langsung dengan produk seperti Cone, Disc, tangki preparasi, Bak penampung, Filter, dibersihkan dengan air panas. Untuk bagian yang tidak dapat dipisahkan dari mesin dibersihkan dengan majun basah atau udara bertekanan. Sistem sanitasi dilakukan secara weekly ( mingguan ), Daily ( Harian ), Shiftly ( setiap shift ), Change flavour ( pergantian flavour )

Pengolahan Air Bersih

         Air adalah salah satu komponen penting dalam sebuah industri makanan. Semua air yang digunakan Di PT Sweet Candy, baik untuk proses produksi, pencucian, penghasil panas ( boiler ), maupun air untuk fasilitas MCK bersumber dari air sumur bor.
   Untuk memenuhi persyaratan air bersih, air yang berasal dari sumur harus melalui beberapa tahap pengolahan.
1.      Filtration
      Penyaringan dilakukan dengan metode Sand Filter dan dilanjutkan dengan Carbon Filter. Sand Filter berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh air. Carbon Filter digunakan untuk menjernihkan air.
            2.   UV Treatment
      UV treatment digunakan untuk membunuh mikroorganisme yang terdapat dalam air dengan cara memencarkan sinar UV pada aliran air.

Sanitasi Ruang Produksi

         Proses sanitasi ruang produksi dilakukan dengan cara membersihkan lantai, dinding-dinding, langit - langit oleh petugas kebersihan bagian produksi.

       Pengolahan Air Limbah PT. Sweet Candy

Proses pengolahan limbah yang ada di PT. Sweet Candy Indonesia berasal dari limbah proses produksi yang mengalir secara gravitasi melalui saluran drainase, dikumpulkan melalui bar screen yang bekerja manual sehingga kotoran atau padatan yang berupa lemak masuk ke pengolahan, dan ditampung di bak yang berada di bawah bar screen. Sedangkan limbah cair dan lemak yang lolos disalurkan melalui pipa tertutup yang ditanam di bawah tanah menuju bak pemisah minyak dan lemak (oil fat separator). Setelah lemak mengapung dan terpisah dari limbah cair selanjutnya air limbah menuju pump pit dimana disediakan dua buah pompa submersible ( satu beroperasi, satu cadangan ) untuk memompa air menuju bak ekualisasi. Bak ekualisasi meratakan debit limbah yang masuk.. Selanjutnya air limbah menuju conditioning tank. Untuk mendapatkan kondisi lingkungan optimal, maka kondisi lingkungan akan dikontrol sebelum diolah di Expended Granular Sludge Blanket (EGSB), disini juga dilakukan pemberian soda kaustik untuk menaikkan pH sampai sekitar 6,8 sampai 7,7 (netral).
Pada reaktor biobeds berlangsung proses anaerobik dimana limbah didegradasi menjadi gas metan ( biogas ) dan karbondioksida. Biogas yang terbentuk dikembalikan ke conditioning tank dan kemudian disalurkan dan dibakar di flat. Lumpur lolos akan dikembalikan ke bagian bawah dengan bantuan settler. Padatan (biomassa) yang berlebih dapat disimpan di storage tank yang sewaktu - waktu dapat digunakan kembali. Selanjutnya air limbah akan diolah menuju bak aerasi dan bercampur dengan air limbah yang berasal dari limbah domestik / sanitari. Aerasi yang digunakan jenis extended aerasi yang dilengkapi dengan dua buah aerator dan dua buah blower untuk mensuplai udara. Jenis mikroorganismenya adalah aerobik. Campuran active sludge dan air limbah akan mengalir secara gravitasi ke final clarifier. Dalam clarifier, air limbah akan dipisahkan dengan active sludge. Active sludge yang terpisahkan akan dikembalikan ke bak aerasi menggunakan pompa. Kelebihan lumpurnya akan dipompakan ke thickening dan dari unit tersebut dipompakan ke existing filter press untuk mengeringkan air yang terdapat dalam lumpur. Air limbah sebelum dibuang ke kali dikumpulkan terlebih dahulu dalam bak dan kemudian dialirkan ke sungai dengan sistem over flow.

0 komentar:

Poskan Komentar